KutimPemerintahanTerkini

Pemkab Kutim Terima Penghargaan UHC BPJS Kesehatan

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, KUTIM- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapatkan penghargaan atas tercapainya  Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan. Penghargaan diberikan atas tercapainya 97,86 persen kepesertaan masyarakat atau sekitar 415.407 jiwa dari total penduduk 424.447 jiwa di Kutim dalam program JKN-KIS hingga menuju Universal Health Coverage.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan diberikannya penghargaan itu merupakan wujud komitmen dari pemkab Kutim dalam memberikan kepastian jaminan kesehatan bagi warganya tanpa terkecuali.

Dengan tercapainya UHC masyarakat di Kutim dapat memanfaatkan untuk mengkases layanan kesehatan baik di tingkat dasar maupun rujukan. Sehingga dapat meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat merupakan salah satu indikator pembangunan manusia dan perekonomian suatu bangsa.

“Ini merupakan kebanggaan kita tentunya kita berkomitmen bahwa seluruh masyarakat Kutim yang baru mendaftar menjadi peserta JKN-KIS kepesertaannya dapat langsung aktif berbeda dengan yang dulu harus menunggu 14 hari baru aktif. Ini salah satu segi positifnya,” kata Ardiansyah.

Menurut Deputi Direksi Wilayah Kaltimtengseltara BPJS Kesehatan, Prio Hadi Susatyo kerja keras dalam pencapaian UHC dimasa pandemi saat ini bukanlah hal yang mudah membutuhkan komitmen kuat untuk memastikan setiap warga masyarakat Kutim memiliki jaminan kesehatan dan berupaya mempertahan predikat UHC.

Target UHC kata Prio Hadi tidak hanya terbatas pada angka cakupan kepesertaan seluruh penduduk tetapi juga memastikan setiap orang memiliki akses mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu tanpa hambatan finansial dalam pelayanan kesehatan kuratif dan rehabilitatif maupun pelayanan promotif juga preventif yang efektif.

“Untuk itu, dukungan dari Pemerintah Daerah merupakan hal yang kami butuhkan guna mewujudkan UHC yang optimal. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berkomitmen untuk memastikan seluruh penduduk memiliki jaminan kesehatan dan berupaya mempertahankan predikat UHC dengan memastikan kecukupan anggaran dan melakukan pembayaran iuran secara tepat waktu,” terang Prio. (JK)

admin2

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button