BudidayaTerkini

Petani Porang Desa Salo Palai Tersandung Masalah Modal

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID KUTIM-
Porang adalah tanaman jenis umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus Muelleri . Porang biasanya dimanfaatkan dengan diolah menjadi tepung, bahan baku industri kosmetik, lem, pengental, dan campuran makanan. Saat ini petani Desa Salo Palai, Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kukar mulai merintis budidaya porang.

Ditengah uji coba tersebut, Kepala Desa Salo Palai, Sadaruddin mengaku saat ini petani porang terkendala masalah modal. Jika petani porang dipenuhi secara modal dipastikan lahan yang dapat digunakan pun maksimal.

“Kita butuh pemodal, semisal. Ada yang memiliki lahan kemudian ada yang memodali bibit maka petani akan siap bekerja secara maksimal. Namun sejauh ini kita belum ada saat ini masih mandiri juga ya ada binaan dari Bumdes,” terangnya.

Semangat petani porang ini tinggi apalagi dengan hasil panen yang sudah jelas menjanjikan. pekerjaannya pun tidak sulit hanya butuh modal. Kerjasama dari provinsi ke desa dibutuhkan penyertaan modal dari provinsi.

“Kan ada jalannya,bagaimana Bumdes bisa seiring sejalan bersama, ini lah program Desa Salo Palai yang miliki prospek bagus. Kenapa tidak didukung walaupun saat ini modal terbatas harus di gerakan agar terlihat potensinya, saat ini masih kerja sosial saja,” tambahnya.

Hal itu pun di akui Sohiban petani budidaya porang dari Desa Salo Palai. Kendala terberat yang ia rasakan ialah modal dirinya berharap ada pemodal yang bersedia membantu budidaya porang dari segi dana.

“Saat ini tersandung di modal saja semoga ada pemodal, perusahaan pun demikian jika tak lancar kita pun terhambat, sekarang kita berharap dari pemerintah saja lagi,” harapnya.

Selain itu, jika bantuan dana bisa segera dirasakan maka tentunya akan menyerap tenaga kerja khususnya budidaya porang. Jumlah petani porang akan bertambah dengan seiringnya waktu jika mereka menyadari peluang dari bertanam porang.(Jk)

admin2

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button