PemerintahanTerkini

Kades Sepaso Timur, Saat Ini Proses LC TPA Bengalon Capai 50 Persen

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID KUTIM- Mimpi masyarakat Bengalon untuk memiliki lahan tempat pembuangan akhir (TPA) akan semakin nyata. Sejak tasyakuran pada (15/2/2021) lalu hingga hari ini dikabarkan pengerjaan land clearing (LC) sudah mencapai 50 persen.

“Menurut perkiraan proses LC akan rampung dalam waktu 3 pekan semoga tidak ada kendala yang serius selain faktor cuaca saja agar TPA semakin cepat terwujud,” ungkap Kades Sepaso Timur Agus Susanto.

Agus mengakui permasalahan sampah memang tak pernah ada habisnya. Produksi sampah kian meningkat terlebih lagi dengan sampah rumah tangga. Nantinya secara estafet dari desa dan RT akan memberikan edukasi tentang penerapan pembuangan sampah .

“Kalau bicara soal sampah ya tak ada habisnya. Tetapi jika sampah dikelola dengan benar maka akan jadi berkah dan nantinya kita akan edukasi masyarakat tentang pola pembuangan sampah agar tidak menumpuknya lagi di pinggir jalan atau dibuang ke sungai. Yaitu dibuang ke TPS lalu diangkut ke TPA,” katanya.

TPS adalah tempat penampungan sementara sebelum akhirnya diangkut ke TPA. Sejauh ini banyak masyarakat yang belum memahami antara TPS dan TPA. TPA sendiri adalah wadah pemrosesan atau mengembalikan sampah ke media lingkungan secara aman bagi manusia juga lingkungan.

“Jadi TPS dan TPA itu berbeda,” imbuhnya.

Dikatakan pula, ada baiknya jika sampah rumah tangga dipilah antara organik dan non organik sebelum memasukkannya ke TPS. Gunanya agar memperpanjang usia TPA. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kandang, lalu sampah plastik dapat didaur ulang menjadi tas ataupun kerajinan tangan lainnya.

“Ini salah satu wacana program desa kita. Mendaur ulang sampah agar jadi berkah, semoga tercapai,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Di TPA pun dilakukan pemrosesan antara lain menutup sampah dengan tanah secara berlapis, serta mengelola air lindi dan gas metana yang dihasilkan dari sampah tersebut. Konsep 3R (Reduce, Reuse & Recycle).(Jk)

admin2

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!