KesehatanKutai TimurTerkini

Kutim Masih Aman Dari Kasus Gagal Ginjal Pada Anak

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID – Ramainya kasus gagal ginjal akut misterius (Acute Kidney Injury/AKI) di Indonesia menjadi momok menakutkan bagi para orangtua tak terkecuali di Kabupaten Kutim, namun hingga saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim belum menemukan adanya kasus gagal ginjal akut pada anak di tanah Tuah Bumi Untung Benua.

Meski demikian Kepala Dinkes Kutim Bahrani Hasanal menegaskan untuk tetap waspada pada penggunaan obat cari atau sirup yang diduga mengandung etilen glikol dan detilen glikol yang menjadi detterent effect sehingga mengakibatkan kasus gagal ginjal.

“Alhamdulillah sampai sekarang di Kutim belum ada laporan soal kasus gagal ginjal pada anak,” ujarnya saat dikonfirmasi. Selasa, (1/11/2022).

Dari informasi yang beredar bahwa dikatakan di Kota Balikpapan terdapat kasus gagal ginjal akut, hal ini pun akhirnya di konfirmasi ulang oleh Kadinkes Kutim. Bahrani Hasanal menyebutkan bahwa di Kota Balikpapan tidak terdapat kasus tersebut.

“Saya sudah konfirmasi apa benar disana ada kasus itu. Ternyata tidak ada, mungkin di kabupaten/kota lain,” imbuhnya.

Kemudian, untuk apotek-apotek yang ada di Kutim, menurutnya sudah mengikuti perintah dari Kemenkes agar sementara waktu peredaran atau penjualan obat cair masih dalam pengawasan, dan apabila ada yang ingin membeli obat cair maka apoteker ataupun dokter umum yang bertugas di apoteker akan memberikan pilihan obat lain yang lebih aman.

Untuk diketahui, mengutip dari CNN Indonesia, sebaran kasus gagal ginjal akut progresif atipikal, terindentifikasi di 26 provinsi, Kemenkes juga mencatat sebaran 143 kematian pasien gagal ginjal akut di 24 provinsi di Indonesia.

Hingga Senin (24/10) terdapat 251 kasus gagal ginjal akut yang berasal dari 26 provinsi. Sekitar 80% kasus terjadi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Aceh, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bali, Banten, dan Sumatera Utara. Persentase angka kematian ada di 56% atau sebanyak 143 kasus. Penambahan 6 kasus, termasuk 2 kematian, yang dilaporkan bukanlah kasus baru.(ADV/jk)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button