Wakil Ketua I DPRD Kutim Bantu Renovasi Pondok Pesantren di Teluk Pandan

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Asti Mazar, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, menyampaikan bahwa pihaknya akan merenovasi Pondok Pesantren Ibsil Qur’an di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan.
Hal tersebut dilakukannya setelah melancarkan kunjungan ke pondok pesantren tersebut pada Rabu (19/07).
Asti berharap bahwa fasilitas yang diperbarui di Pondok Pesantren Ibsil Qur’an akan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk belajar, terutama karena beberapa di antaranya mungkin berasal dari keluarga kurang mampu.
Tujuan renovasi ini adalah untuk meningkatkan kondisi belajar mengajar para santri yang selama ini mengalami kerusakan akibat usia bangunan dan cuaca.
“Fasilitas yang ada di Ibsill Quran itu semoga menjadi semangat buat anak-anak belajar, apalagi di sana anak-anak juga yang mungkin berasal dari kurang mampu dan sebagainya, saya kira menjadi motivasi mereka untuk belajar dalam segala hal, utamanya belajar agama,” ungkapnya kepada awak media.
Dalam proyek renovasi ini, Asti menegaskan bahwa prioritasnya adalah memperbaiki kelas-kelas yang diperlukan untuk menampung lebih banyak santri. Meskipun ada banyak usulan untuk perbaikan, tetapi pembangunan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
“Kalau sudah dibangun itu kemarin kelas, rehab kelas. Ya, karena yang masuk kemarin baru itu, sehingga yang dibangunkan baru itu. Nah, kemarin itu banyak, (usulan,red), tapi kan nanti sesuai kemampuan yang mana dulu nih,” tuturnya.
Asti sangat antusias dengan proyek renovasi ini karena ia percaya bahwa pendidikan dan nilai-nilai keagamaan yang diajarkan di pondok pesantren ini penting untuk membentuk karakter generasi muda yang siap untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kutai Timur.
Sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak, ia juga menekankan pentingnya memberikan perhatian khusus pada pendidikan anak-anak demi masa depan mereka.
“Sebagai aspirator ya, pasti kita sampaikan. Kalau itu untuk kepentingan masyarakat apalagi untuk anak-anak. Saya sebagai ketua Lembaga Perlindungan Anak, juga menjadi perhatian khusus ketika anak-anak harus memang concern untuk mendapatkan Pendidikan,” pungkasnya. (Erw)



