AdvetorialDPRD Kutim

DPRD Bahas Kendala Realisasi APBD di Tiga OPD, Joni: Terus Kita Awasi

JEJAKKHATULISWA.CO.ID, Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutim melakukan panggilan kepada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perkim, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim. Panggilan tersebut terkait dengan pelaksanaan anggaran tahun 2023 dan dilakukan pada Senin (24/7).

Ketua DPRD Kutim, Joni, didampingi Wakil Ketua I Asti Mazar, menjelaskan diharapan awak media bahwa tujuan dari rapat tersebut adalah untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh OPD dalam pelaksanaan anggaran pada triwulan ketiga yang belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Ketiga OPD ini memiliki nilai anggaran yang cukup besar dalam APBD Kutim tahun ini. Joni mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan kepala dinas terkait, kendala yang dihadapi terutama dikarenakan kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang menyebabkan keterlambatan dalam aspek administrasi.

“Mereka kekurangani SDM (sumber daya manusia) untuk mengurus itu makanya cukup terlambat Ini alasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perkim,” terang orang nomor satu di DPRD itu.

Di samping itu, menegani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), realisasi anggaran sudah di mulai namun mitra kerja mereka belum mengajukan pencarian, sehingga anggaran masih tersimpan di kas daerah (Kasda).

“Disdikbud Kutim sudah mulai melaksanakan pekerjaan, tetapi rekanan belum mengajukan pencarian karena pekerjaan belum selesai,” urai Joni.

Selain itu, salah satu faktor lain yang menyebabkan keterlambatan pelaksanaan anggaran oleh Dinas PU dan Perkim adalah menunggu Laporan Hasil Pemeriksa (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baru-baru ini terbit pada bulan Mei.

“Kami menunggu LHP dari BPK, tetapi laporan tersebut baru keluar pada bulan Mei, sehingga proses pelelangan juga sampai sekarang terhambat,” ungkapnya..

Meskipun begitu, dinas-dinas tersebut tetap berkomitmen dan optimis bahwa penyerapan anggaran akan maksimal di tahun ini. Rencananya, pelayanan program, terutama program multiyears, akan dilaksanakan pada bulan Agustus nanti. “Mereka optimis dapat menyerap anggaran dengan baik, dan itu yang nantinya akan terus kita awasi,” pungkasnya. (Arf)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button