Jimmy Minta Pemerintah Tertibkan Pasar Tumpah di PI Sangatta

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Jimmy, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur (Kutim), mengungkapkan bahwa kehadiran pasar tumpah di sejumlah area Kota Sangatta sangat membantu dalam melayani kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) bagi masyarakat. Namun, ia juga mengakui bahwa pasar tumpah telah menjadi pusat kemacetan baru dan mengganggu tata kota.
Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap pasar tumpah harus dilakukan untuk menjaga disiplin dan kepatuhan terhadap aturan. Jimmy menjelaskan permasalahan ini harus dipertimbangkan terkait dampak negatifnya, termasuk kemacetan jalan akibat kurangnya penataan parkir.
“Memang sangat membantu masyarakat, bagi yang malas ke pasar karena jarak dan waktu tempuhnya dekat. Kalau di sana (pasar tumpah) ‘kan kendaraan berhenti warga juga langsung bertemu dengan pedagang untuk transaksi jual beli,” katanya.
Ia menambahkan, “Namun di sisi lain, kita pengen itu tidak menghalangi pendapatan masyarakat yang mengais rejeki.”
Politisi PKS itu juga mengakui adanya beberapa keluhan dari masyarakat terkait ketidaknyamanan akibat kehadiran pasar tumpah. Selain itu, pasar tumpah juga telah menyebabkan sepinya Pasar Induk (PI) Sangatta.
Jimmy menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kutim dalam melakukan penertiban dan pengawasan. Ia pun mengharapkan bahwa langkah-langkah tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku dan menjadi pedoman bagi semua pihak.
“Kembali lagi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim untuk melakukan penertiban dan pengawasan. Kami tentu sangat mendukung apapun langkahnya,” pungkasnya (Arf)



