AdvetorialDPRD KutimPendidikan

Anggota DPRD Kutim Harap Pengelola STIPER Benahi Masalah Intenal

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Agar menjadi daya tarik bagi mahasiswa baru yang hendak menimba ilmu di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER). Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, Apansyah, menyarankan pihak pengelola STIPER agar membenahi tata kelola perguruan tinggi.

Selain itu diungkapkan Anggota DPRD sekaligus alumnus STIPER tersebut mengungkapkan bahwa terdapat masalah internal yang lebih serius. Yaitu soal penganggaran pendanaan untuk menjalankan operasional kampus biru itu.

“Mendasar hari ini permasalahan yang ada, adalah masalah pendanaan, sehingga itu tidak maksimal, nah, sebelum-sebelumnya di zaman Pak Ismu, bagus aja. Saya sebagai alumni merasa nyaman, sekarang mereka tidak pasti dan tidak jelas,” ungkapnya kepada media ini, Senin (5/6).

“Pertama sekali itu manajemen yang harus diperbaiki adalah di yayasan, setelah itu baru kita masuk dalam kampusnya,” tambahnya.

Apansyah juga menyinggung soal kesejahteraan tenaga pendidik yang ada di STIPER Kutai Timur. Ia meminta pemerintah dan pihak yang terkait lainnya untuk dapat lebih memperhatikan kondisi pengajar di sana. Karena sering kali para dosen di STIPER terlambat menerima upah bulanan.

“Dosen ini kan juga perlu makan, nah, kalau mereka tidak digaji saya pastikan (kebutuhan mendasarnya terganggu). Bagaimana mereka mau maksimal, termasuk penerimaan mahasiswa baru,” pungkasnya.

Sebagai alumni Apansyah berharap kampus dengan tujuh program studi tersebut dilirik oleh seluruh masyarakat Kutai Timur. Untuk diketahui bahwa Penerimaan Mahasiswa Baru tahun akademik 2023/2024 STIPER telah di buka sejak tanggal 5-22 Juli mendatang. (Arf)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button