Tiga Agenda Disdikbud Kutim Perkuat Seni dan Budaya

JEJAKKATULISTIWA.CO.ID – Penguatan seni dan budaya di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dilakukan melalui pengembangan kapasitas pelaku kesenian serta tenaga pendidik. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim menyiapkan tiga agenda yang menyentuh lembaga kesenian tradisional, seni tarsul, dan teater.
Rangkaian program tersebut dibuka melalui Bimbingan Teknis Tata Kelola Lembaga Kesenian Tradisional yang berlangsung 10–12 September 2026. Kegiatan yang digelar di Auditorium Hotel Zenova Royal, Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara, itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan organisasi maupun sanggar seni di daerah.
Kepala Seksi Kebudayaan Disdikbud Kutim, Andi Rosdiana Hafid, menyampaikan setelah agenda pertama rampung, pembinaan dilanjutkan dengan Pelatihan Seni Tarsul dan Seni Teater pada 14–16 September 2026. Pesertanya berasal dari lembaga, sanggar seni, serta kelembagaan kesenian tradisional.
Khusus pelatihan tarsul, sebanyak 15 peserta yang merupakan guru seni dari jenjang SD, SMP, SMA hingga SMK turut dilibatkan. Sementara pelatihan teater menyasar tenaga pendidik dari berbagai tingkatan sekolah di Kutai Timur.
Andi menuturkan, peningkatan kapasitas tersebut tidak sebatas memberikan tambahan wawasan. Para peserta juga diarahkan untuk memperkuat keterampilan teknis, metode pembelajaran, sekaligus mengembangkan kreativitas dalam mengajarkan maupun membina kesenian.
“Dengan peningkatan kompetensi para guru dan pelatih seni, diharapkan pembinaan seni di sekolah dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.
Menurut dia, kemampuan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan kembali di lingkungan sekolah maupun sanggar. Dengan begitu, pengenalan kesenian daerah kepada generasi muda dapat berlangsung lebih kreatif dan menarik.
“Diharapkan mampu mendorong tumbuhnya minat dan bakat peserta didik terhadap seni dan budaya daerah, khususnya di Kabupaten Kutai Timur,” katanya.
Pembukaan kegiatan turut diramaikan persembahan tarian dari Forum Dest Tradisional Kutim. Selanjutnya, peserta mengikuti materi dan praktik sesuai agenda yang telah disiapkan Disdikbud Kutim. (Adv/Diskominfo)



