Kasus Covid-19 Kembali Cenderung Meningkat, Kutim Zona Merah

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur- Sebagai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim sudah sewajarnya selalu menginformasikan dan mengingatkan tentang perkembangan kasus Covid-19. Meskipun banyak masyarakat beranggapan bosan atau bahkan tak peduli namun Kepala Dinkes Kutim Bahrani Hasanal menyampaikan agar masyarakat Kutim dapat lebih berhati-hati. Pasalnya Kutim saat ini cenderung mengalami peningkatan bahkan kembali berstatus zona merah.
Berdasarkan data terupdate dari Dinkes Kutim, saat ini ditemukan 42 kasus aktif yang tersebar di 12 kecamatan se-Kutim dengan pembagian zona merah sebanyak 20 kasus positif, zona oranye 11-20 kasus, dan zona kuning 1-10 kasus.
“Hingga kemarin (14/11) terdapat penambahan tujuh kasus baru yang didominasi gender laki-laki di Puskesmas Teluk Lingga, Puskesmas Sangatta Utara, dan Sangatta Selatan. Sementara ada penambahan 14 kasus sembuh di Sangatta Utara, Kaliorang, Busang, dan Sangatta Selatan,” ujar Bahrani saat dikonfirmasi.
Bahrani memaparkan wilayah yang ditemukan kasus positif Covid-19 terbaru, diantaranya wilayah kerja Puskesmas Sepaso Bengalon, Busang, Kaliorang, Kaubun, Kongbeng, Long Mesangat, Muara Bengkal, Rantau Pulung, Teluk Lingga, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, dan Teluk Pandan.
Atas kejadian ini, Bahrani mengimbau agar masyarakat Kutim untuk tetap menjaga protokol kesehatan 5M. Dijelaskannya varian ini memang tidak berbahaya seperti varian yang dulu, namun perlu diingat meski begitu namun daya tularnya cukup tinggi.
“Tidak dulu menjadikan ini euforia, sekarang daya tularnya sangat tinggi bahkan bisa dikatakan 70 kali lebih kuat daripada varian delta kemarin. Namun keparahannya diprediksi lebih ringan dari delta, ini terbukti dari tidak banyaknya pasien yang sampai masuk rumah sakit,” imbaunya. (ADV/Jk)



