BBM Tak Langka, Zaini : Stok Aman dan Sesuai Kebutuhan di Kutim

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutim, Zaini memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenisĀ PertaliteĀ maupun Solar cukup memenuhi konsumsi masyarakat hingga akhir tahun 2022.
Zaini lebih menjelaskan, pada 2022 BBM subsidi jenis Solar sudah terjadi penambahan sekitar 2000 kiloliter dari sebelumnya sebesar 26000 kiloliter. Bahkan pada 2023 akan ada penambahan lagi sebesar 10 persen menjadi 30000 kiloliter. Walau telah ada penambahan kuota ini, tetap harus disosialisasikan dan digencarkan agar penggunaan BBM subsidi tepat sasaran.
“Mereka yang memang mampu harusnya menggunakan BBM nonsubsidi, karena penggunaan BBM yang tepat pada kendaraan menjadi sangat penting selain membuat kinerja mesin mobil lebih baik, juga yang terpenting adalah bahwa subsidi diberikan kepada yang berhak,” jelasnya.
Hal ini tentu saja menjadi berita yang baik untuk masyarakat, sehingga tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan solar. Penambahan ini diharapkan akan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat di tahun 2023 mendatang.
“Apalagi Solar ya, ini kan permasalahan yang krusial di setiap SPBU,” imbuhnya.
Dirinya mengaku pernah menawarkan solusi agar antrian Solar yang mengular di jalan dapat teratasi. Menambah jumlah SPBU atau menentukan jarak setiap SPBU seperti di daerah Jawa misalnya. Atau SPBU dibuka atau beroperasi 24 jam.
“Kalau misalnya buka 24 jam besar kemungkinan antrian akan berkurang ataupun setiap jarak tertentu tersedia SPBU,” akunya.
Kendati demikian, dirinya menawarkan solusi kembali lagi kepada pihak pengusaha yang tidak bersedia membuka pelayanan SPBU 24 jam dikarenakan biaya akan bertambah. Listrik, upah tenaga kerja, dan resiko kejahatan misalnya.
Zaini berharap jumlah SPBU di Kota Sangatta khususnya bisa bertambah agar antrian Solar bisa teratasi. (JK)



