Jelang Idulfitri, PLN ULP Sangatta Pastikan Pasokan Listrik Aman

JejakKhatulistiwa.co.id,- Kutai Timur – PT. Perusahaan Listrik Negara, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sangatta Kabupaten Kutai Timur (Kutim) siap memberikan pelayanan prima untuk masyarakat jelang hari raya idulfitri 1444 Hijriah (H). Kepala PLN ULP Sangatta, Bibit Setiyadi memastikan pasokan listrik akan aman hingga idulfitri mendatang.
Ia menjelaskan salah satu bentuk pelayanan yang dilakukan PLN ULP Sangatta ialah dengan menyediakan empat posko siaga dan menurunkan personel pelayanan teknik, serta memastikan sisi pembangkit listrik aman.
“Kami dari PLN khususnya ULP sangatta sudah menyediakan empat posko siaga yang tersebar di Sangatta, Muara Wahau, Bengalon (Sepaso), dan Sangkulirang. Juga personel kami ada 43 terdiri dari teman-teman pelayanan teknik yang siap 24 jam on call ketika ada gangguan atau keluhan dan tim teknik kami ada 11 orang juga standby selama bulan ramadan sampai dengan nanti H-10 pasca lebaran,” ujar Bibit Setiyadi Kepala PLN ULP sangatta
Pihaknya menyampaikan dengan tegas, bahwa akan mensupport kelistrikan 24 jam full untuk kelancaran dibulan suci ramadan ini sampai dengan idulfitri yang akan datang.
Sementara itu, disisi pembangkitan interkoneksi dengan sistem mahakam sampai hari ini belum ada kendala, kecukupan daya juga masih sangat tercukupi dengan daya mampu 250 sisa beban.
Selain itu, Sangatta ini disuplay oleh sistem Mahakam yang terkoneksi seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan Bengalon pun itu masih satu sistem.
“Jadi kalau untuk kendala belum ada sampai saat ini masih lancar-lancar saja,” sampainya, saat ditemui awak media Jejakkhatulistiwa, Rabu (5/4/23)
Ia pun mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyalakan petasan didekat jaringan karena bisa mengakibatkan padam dan beberapa pohon yang menyentuh kabel PLN.
“Sudah kami imbau dan kami juga sudah meminta agar bisa dipangkas ataupun di tebang, beberapa warga juga sudah merelakan,” mbuhnya.
Disamping itu, perihal lain juga di ungkapkannya bahwa beberapa desa yang ada di Kutim sudah dialiri listrik dan akan terus diupayakan terprogres dengan baik.
“Untuk pencapain Rasio Elektrifikasi (RO) nya sudah 28 persen dari total 139 desa sisa 39 desa lagi yang belum teraliri listrik. Tahun ini rencana ada 16 desa setahu saya di roadmap nya teman-teman UP2K Kaltim yang akan dilistriki sisanya ditahun 2024,” tandasnya.(FzL).



