Joni Harap Program Pembangunan Berdampak Langsung ke Masyarakat

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten, Joni memimpin Rapat Paripurna ke-18 Masa Sidang ke-III, Senin (17/07). Kali ini pembahasan mengenai Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Penjelasan Pemerintah Pemerintah Mengenai Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024.
Pada kesempatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Unsur Forkopimda, Wakil Ketua II DPRD Kutim Asti Mazar, 21 Anggota DPRD Kutim, Asisten Pemerintah Kabupaten Kutim Poniso Suryo, serta Kepala dan Perwakilan OPD.
Orang nomor satu di dewan itu menyampaikan program kegiatan pun kita harapkan harus bersentuhan dengan masyarakat “Program kegiatan pun kita harapkan harus bersentuhan dengan masyarakat dengan efektif dan efisien,” kata Joni.
Joni mengulas pada rapat paripurna sebelumnya mengenai Penyampaian Nota Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024, pemerintah telah mengungkapkan proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim sebesar Rp 8,1 Triliun untuk tahun depan.
Oleh karenanya dengan anggaran tersebut, pemerintah daerah berfokus pada penguatan struktur ekonomi guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Pasalnya dalam mendukung program ini, perlu dipertimbangkan keterkaitan antara sasaran program kegiatan dan program antar Organisasi Perangkat Daerah, serta keselarasan antara penyusunan program dan kegiatan.
Pada kesempatan yang sama setiap fraksi turut menyampaikan pandangan umum, termasuk Fraksi Partai Golongan Karya, Fraksi Persatuan Pembangunan, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, Fraksi Nasional Kesejahteraan Bangsa, dan Fraksi Nurani Amanat Persatuan.
“Kita serahkan semua pandangan umum fraksi ke pemerintah, besok kita akan mendengar bersama pendapatan dan jawaban pemerintah terhadap pandangan para fraksi,” tandas Joni. (Sls)



