AdvetorialKutai Timur

Demi Pembangunan Desa, Kasmidi Tekankan Pentingnya Persatuan

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Setelah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) sebanyak 417 orang yang menjadi bagian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 139 desa di Kabupaten Kutai Timur. Mendapatkan pengarahan tersendiri dari Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang.

Arahannya tidak terlepas dari hasil Bimtek Peningkatan Kapasitas Anggota BPD dalam tata kelola pemerintahan desa yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) di Ballroom Hotel Mercure, Rabu (17/5).

“Jadi menghasilkan SDM terampil dan mumpuni dalam membantu pembangunan program desanya dan langsung bersinergi dengan pemerintahan desa,” tegasnya.

Ditambahkan Kasmidi bahwa BPD merupakan lembaga yang punya otoritas mempunyai kewenangan yang diakui negara dan mereka adalah perwakilan masyarakat desa yang dipilih langsung.

“Kedepan BPD langsung bisa jadi kesatuan bekerja sama dan kompak dengan kepala desa di wilayahnya berkaitan dengan usulan, kegiatan, maupun kebijakan dalam menjalankan program. Intinya, BPD kita harus aktif juga membackup kepala desa karena kita tidak mau ada kepala desa terjerumus dengan kebijakan programnya yang salah contohnya saja bisa secara administrasinya, jadi ini peran BPD untuk mendampingi,” tambah Kasmidi, sapaan karibnya.

Lembaga itu, sambungnya, juga harus bersinergi untuk membangun desa. Dalam upaya tersebut tidak boleh ada sekat dengan kata lain terdapat perkubuan. Sebab yang paling penting menurutnya yakni menjunjung tinggi persatuan demi masa depan desa yang lebih baik.

“Terima kasih juga untuk panitia pelaksana DPMDes Kutim yang menggandeng Smart Academy dan turut menghadirkan narasumber dari Balai Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, di Yogyakarta yaitu Dwi Herawati,” katanya.

Sebagai informasi, kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Anggota BPD ini dilancarkan berdasarkan Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 Tentang BPD dan Permendagri Nomor 73 Tahun 2020 Tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa. Kegiatan itu fokus utamanya agar anggota BPD memahami peran tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dalam bekerja membangun program desa. Total jumlah peserta anggota BPD se-Kutim yang ikut yakni ada 882 orang. Untuk Bimtek kali ini diikuti 417 orang dan sisanya menyusul sebanyak 465 orang di Bimtek selanjutnya. (kopi13/Arf)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button