Bisnis todayKutai TimurTerkini

Mencetak Laba Peluang Pengusaha, Faizal Rachman Bisnis Hebel

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID- Peluang bisnis yang di lirik Faizal Rachman nampaknya bukan main-main. Pria kelahiran 19 Mei 1981 itu kini mulai berbisnis di bidang beton ringan Cellular Lightweight Concrete (CLC). Bata ringan juga dikenal dengan sebutan hebel. 

Pabrik bata ringan atau hebel itu berada di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur. Ia menjelaskan bata ringan di pasaran terdiri dari dua jenis yakni Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan Cellular Lightweight Concrete (CLC).
Perbedaannya ada pada bahan digunakan AAC menggunakan pasir silika sedangkan CLC menggunakan pasir kali biasa.

Itu yang membuat AAC dinilai lebih kuat.
Kedua jenis hebel tersebut dapat dibedakan dengan mudah, hebel jenis AAC berwarna putih bersih sedangkan hebel CLC berwarna abu-abu.

“Nah, namun saat ini kami masih terus menyempurnakan produk kami (CLC) agar lebih bagus lagi dan kuat. Ya masih trial error lah saat ini,” jelasnya.

Dikatakannya, pada dasarnya pembuatan bata ringan sangat mudah, banyak orang dengan kemampuan di bidang ini bisa membuatnya, namun dari segi kualitas masih harus di matangkan lagi.

Untuk hebel juga kan membutuhkan sertifikat untuk memenuhi standar pemasaran kepada konsumen. Menurutnya, untuk memperoleh sertifikat, perusahaan harus membuktikan kualitas hebel yang memenuhi standar.

“Harus melalui tahap uji laboratorium, kekuatan tekanan hingga ketahanan cuaca yang menjamin kualitasnya, kalau sudah joss akan kita jual sebagai produk lokal yang tidak kalah dari luar daerah, untuk harga tentu akan lebih murah yang lokal ya,” tuturnya.

Faizal juga memaparkan ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menguji kekuatan hebel itu sendiri, pertama dengan menancapkan paku pada hebel, jika paku sulit menancap artinya semakin baik kualitasnya dan sebaliknya.

kedua dengan menjatuhkan hebel dari ketinggian satu meter. Lihat setelah tiba apakah bata ringan tersebut masih utuh atau gompal. Hal ini untuk melihat kekuatan atau kekokohan hebel.
Berikutnya dengan cara memasukkan ke air. Bahan bata ringan atau hebel akan mengapung di udara. Jika tenggelam dipastikan material tersebut bukan hebel melainkan batako.

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button