Disperkim Kukar Bangun SPAM di 31 Desa, Target Tuntas 2024
JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Kartanegara – Tahun ini, Disperkim Kukar akan membangun fasilitas Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) di 31 desa. Sementara layanannya, akan selesai pada masa penganggaran APBD murni 2024.
Pemkab Kukar memiliki konsen di bidang sanitasi dan air bersih untuk warganya. Selain merupakan kebutuhan dasar. Juga untuk mencegah terjadinya stunting.
Sebelumnya pemkab sudah mengeksekusi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang merupakan program Pemerintah Pusat. Lalu membangun fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK). Terkini, akan dibangun pula SPAM.
Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kukar selaku OPD teknis, menjadikan pembangunan SPAM sebagai satu di antara program prioritas.
Sekretaris Disperkim Kukar M. Aidil mengatakan, mereka akan membangun SPAM di 31 desa dan kelurahan secara bertahap.
Sampai saat ini, sudah terealisasi di beberapa desa. Yakni Desa Benua Baru, Desa Wonosari, Desa Sabintulung, Desa Sedulang, Desa Kupang Baru, Desa Bukit Jering dan Desa Rantau Hempang.
“Tahun ini Insyaallah selesai di 31 desa dengan menggunakan APBD 2023,” ujarnya belum lama ini.
Total anggaran untuk pembangunan fasilitas SPAM ini ialah sebesar Rp10 miliar. Hanya untuk fasilitasnya saja. Sementara layanannya, akan kembali dikerjakan menggunakan anggaran dari APBD Perubahan 2023 dan APBD murni tahun depan.
“Yang penting saat ini membangun dulu aksesnya, masyarakat ada aksesnya, nanti layanannya ditingkatkan pada (APBD) perubahan dan 2024,” jelas Aidil.
“Target kami di 2024, masyarakat sudah terlayani semua,” tegasnya lagi.
Saat ini, lanjut Aidil, 75 persen masyarakat Kukar sudah menikmati fasilitas air bersih. Angka ini akan terus ditingkatkan. Karena ada beberapa daerah yang masyarakatnya sudah menanti sangat lama.
Setelah dibangunkan fasilitas dan layanan SPAM-nya. Pemkab tidak akan mengoperasikan lagi. Namun akan diserahkan ke desa masing-masing. Agar pengelolaannya lebih baik dan terjaga.
“Kami hanya membangunkan. Pengelolaannya nanti oleh BUMDes, semoga berjalan dengan baik,” pungkasnya. (adv/vrn)



