AdvetorialKutai TimurParlementerTerkini

Faizal Rachman Reses di KM 26 Desa Pengadan, Warga Minta Gedung Sekolah Dasar

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Sebagai anggota legislatif Kabupaten Kutim, Faizal Rachman banyak terima usulan dari masyarakat, khususnya di daerah pilihnya (Dapil) lV yang meliputi Kecamatan Sangkulirang, Kaliorang, Kaubun, Sandaran, dan Karangan. Kehadiran Faizal saat reses ibarat air hujan turun di tengah gurun. Bagaimana tidak, sebagai wakil rakyat yang juga menjadi penyambung lidah rakyat ke pemerintah daerah, dirinya banyak terima usulan warga Kilometer 26 Desa Pengadan Kecamatan Karangan.

“Mereka mengusulkan pembangunan gedung sekolah dasar, sebab SD disana masih Filial numpang di SDN 002 Karangan sejak lima tahun lalu,” ungkap Faizal saat dihubungi.

Bahkan, lanjut Faizal. Bangunan yang dipakai itu merupakan bangunan bekas dari mess PT Indexim, dengan meterial kayu dan sudah lapuk. “Untuk gedung sekolah ini akan saya usulkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) pada 2023 mendatang,” lanjutnya.

Tak hanya itu yang menjadi usulan warga Kilometer 26 perbatasan Desa Bukit Permata ini. Mereka juga meminta bangunan Taman Kanak-Kanak (TK). Pasalnya TK ini pun masih menumpang di bangunan SD Filial yang hibah bekas mess PT Indexim.

“Mereka juga minta gedung untuk TK, karena selama ini tidak ada, sebab tanah hibahnya sudah siap,” imbuhnya.

Selain kebutuhan gedung untuk pendidikan, kata Faizal. Mereka pun mengajukan jalan produksi tani dan lapangan voli. Apalagi sejumlah titik jalan usaha tani kondisinya mengalami kerusakan membutuhkan perbaikan, masyarakat menganggap peningkatan jalan tani menuju kawasan pertanian sangat penting. Agar mereka dapat mengangkut hasil-hasil pertanian dengan menggunakan kendaraan roda empat.

“Dengan tersedianya jalan tani yang memadai, maka para petani dengan mudah mengangkut hasil pertaniannya. Jalan usaha tani juga dapat memacu para petani untuk terus meningkatkan hasil produksinya kan,” bebernya.

Sementara, untuk lapangan voli, Faizal mengakui permintaan ini didominasi oleh kalangan ibu-ibu, sebab olahraga ini yang paling diminati. Nantinya jika sarana olahraga yang digemari para ibu-ibu ini terealisasikan setelah sarana olahraga ini terealisasikan maka masyarakat harus ikut memanfaatkan sebaik mungkin. (ADV/JK)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button