Bupati Harap Pesta Panen Raya Padi di Busang Jadi Agenda Tahunan

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Terpusat di Lapangan Adat Desa Long Lees, Kecamatan Busang, acara adat pesta panen raya padi tampak semarak diwarnai dengan tari-tarian. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman pun ikut menari bersama para penari di sana.
Bahkan Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, juga turut mengikuti tarian etnik dari rangkaian kegiatan pesta penen raya padi tersebut. Pada kesempatan itu Ardiansyah, sapaan pendeknya, mengaku salah satu penghasil devisa negara berasal dari sektor kebudayaan.
“Tidak ada alasan jika Kecamatan Busang tidak mengembangkan budayanya,” urainya.
Tidak lupa ia pun mengapresiasi kegiatan kebudayaan seperti itu bisa berjalan semarak dan berharap bisa dijadikan sebagai agenda tahunan.
“Mudah-mudahan tahun depan ini lebih dimaksimalkan lagi dan lebih meriah. Karena mulai tahun ini, Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Kutim mendorong seluruh daerah bisa mempunyai agenda festivalnya yang menjadi ciri khas adat bagi masing -masing desa,” ungkapnya.
Sehingga, lanjutnya, dari setiap daerah yang menunaikan dorongannya akan mendapatkan penghargaan yang akan diberikan pemerintah. Atas kontribusi besar dalam menjaga dan mengembangkan budaya asli daerahnya.
Ia mengungkapkan sejak tahun 2021 lalu sampai saat ini telah dilaksanakan beberapa kegiatan dan festival budaya yang pelaksanaannya tidak hanya di ibu kota kabupaten maupun kecamatan.
“Hanya kita mau atau tidak mempersiapkan rencana-rencana kegiatan tersebut,” urainya.
Orang nomor satu di Kutai Timur itu mencontohkan pesta adat yang telah dan akan dilaksanakan di antaranya Pesta Adat Lom Plai di Muara Wahau, Festival Sekerat Nusantara di Desa Sekerat, Bengalon, dengan agenda adatnya pelas laut.
“Diharapkan kecamatan-kecamatan yang memiliki kekhasan seperti ini harus mempersiapkan jauh-jauh hari,” harapnya.
Di samping itu, Ketua Panitia Panen Raya Padi, Darius Timo Tius, mengatakan jika dirinya mewakili seluruh masyarakat di sana merasa bangga karena pada hari itu bisa melaksanakan pesta panen raya padi. Sebelumnya acara sempat tertunda beberapa kali, namun pada akhirnya hari ini terlaksana juga.
“Kita doakan pesta panen raya padi ini bisa berjalan dengan baik. Sebab sebelumnya sempat tertunda. Kami mempersiapkan kegiatan ini hanya dalam dua hari, namun kami bersyukur,” imbuhnya. (kopi10/kopi13/Arf)



