Gelar Lomba Tari Tradisional, Jadi Upaya Kodim 0909 Kutai Timur Lestarikan Budaya

JEJAKKHATULISTIWA, Kutai Timur – Semangat pelestarian dan pemeliharaan seni budaya daerah tampak semakin eksis melalui penyelenggaraan lomba tari tradisional pedalaman Kalimantan Timur yang dilaksanakan Kodim 0909 Kutai Timur. Terpusat di Aula Makodim 0909 Kutai Timur, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari perayaan HUT Korem 091 ASN ke-43.
Pada kesempatan itu, Kapten Arh M Jabal, yang mewakili Dandim 0909 Kutai Timur, Letkol Inf Adi Swastika, membuka acara tersebut. Ia menyoroti pentingnya melestarikan warisan budaya melalui seni. Menurutnya seni budaya dipandang sebagai bentuk unik untuk mengungkapkan ide-ide, konsep estetika, dan pemikiran yang indah. Terlebih, seni budaya memiliki peran penting dalam menciptakan peradaban yang maju.
“Dalam mewujudkan kemampuan dan imajinasi pandangan terhadap benda, suasana, atau karya yang bisa menimbulkan rasa indah, sehingga menciptakan peradaban yang maju,” terangnya.

Aebagai Ketua Panitia dan Danramil 0909-02 Sangkulirang, Kapten Arh M Jabal menekankan perlunya keterlibatan generasi muda dalam upaya memelihara seni budaya daerah. Dengan melestarikan dan mempertunjukkan seni budaya lokal kepada dunia luar, akan memberikan daya tarik ekonomis. Pada saat yang sama juga mempromosikan keindahan Kabupaten Kutai Timur di tingkat nasional maupun internasional.
Ditambahkannya, sebagai generasi penerus bangsa semestinya memiliki tanggung jawab khusus untuk memperkuat cinta dan kebanggaan terhadap seni budaya lokal. Melalui kegiatan lomba tari tradisional pedalaman itu, lanjutnya, generasi muda dapat menumbuhkan kecintaan dan penghargaan pada warisan budaya Indonesia. Sambil memberikan kesempatan terbuka untuk mengembangkan kreativitas dan bakat mereka.
Ia pun berharap, lomba itu tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengeksplorasi dan mengembangkan seni budaya daerah. Keberlanjutan perayaan seni budaya seperti ini akan membawa dampak positif dalam memperkuat identitas lokal, memperluas kesempatan ekonomi, dan memperkaya warisan budaya Indonesia secara keseluruhan.
“Semoga dengan adanya kegiatan lomba tari tradisional pedalaman ini akan membawa generasi generasi muda yang cinta akan seni budaya daerah dan nantinya dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Kutai Timur,” tandasnya. (JK)



