PemerintahanTerkini

Diskominfo Kutim Dorong Optimalisasi PPID

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID – Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur, Ronny Bonar H. Siburian, mengungkapkan kemajuan dalam pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Kutai Timur. Menurutnya, Diskominfo telah berhasil membangun sistem website PPID yang terintegrasi untuk mendukung pelayanan informasi di tingkat desa, kecamatan dan OPD.

“Kami sudah membuat website untuk PPID di tingkat desa dan kecamatan yang terintegrasi, menyatu, dan terkoneksi. Tujuannya adalah agar semua informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat diakses dengan mudah dan transparan,” ungkap Ronny saat diwawancarai usai membuka pelatihan jurnalistik untuk perangkat daerah di Hotel Teras Belad, Selasa (3/12/2024).

Kutim Masuk 5 Besar
Ronny menegaskan bahwa langkah-langkah inovatif ini telah membawa Kutai Timur masuk ke dalam 5 besar daerah dengan pengelolaan PPID terbaik di Indonesia. Namun, ia optimistis posisi ini masih bisa ditingkatkan ke peringkat 3 besar.

“Kami berharap ada peningkatan dari posisi 5 besar ke 3 besar. Dengan sistem yang sudah terintegrasi dan dukungan dari semua pihak, target ini sangat mungkin untuk dicapai,” tambahnya.

Keunggulan PPID Award
Salah satu inovasi yang menjadi keunggulan Kutai Timur adalah penyelenggaraan PPID Award. Program ini memberikan apresiasi kepada perangkat pengelola informasi yang mampu menunjukkan kinerja unggul dalam melayani masyarakat.

“PPID Award adalah kelebihan yang dimiliki Kutim. di Kaltim hanya ada dua. pertama Kabupaten Kutim dan Kota Bontang. Melalui penghargaan ini, kami mendorong kompetisi sehat di antara pengelola PPID, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun OPD. Ini mendorong mereka untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” jelas Ronny.

Komitmen pada Keterbukaan Informasi Publik
Ronny juga menekankan pentingnya mengelola PPID secara profesional dan konsisten sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Ia berharap layanan PPID Kutim tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi model pengelolaan informasi publik yang ideal.

“PPID adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi yang benar, tetapi juga merasa dilibatkan dalam proses pembangunan,” ujar Ronny.

Langkah Strategis ke Depan
Diskominfo Kutim berencana untuk terus meningkatkan pengelolaan PPID melalui pelatihan dan pengembangan teknologi. Upaya ini meliputi penguatan kapasitas sumber daya manusia, pembaruan sistem informasi, serta integrasi data antar-PPID di berbagai tingkatan.

“Kami ingin memastikan bahwa Kutai Timur menjadi pelopor dalam pengelolaan informasi publik yang transparan dan akurat. Dengan kerja sama yang solid, kami yakin dapat mewujudkan layanan PPID yang lebih baik,” tutupnya.

PPID di Kutim kini menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang terbuka, efektif, dan terpercaya di era digital.

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button