PemerintahanTerkini

Diskominfo Kutim Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Perangkat Daerah

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengadakan pelatihan jurnalistik bagi perangkat daerah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 3 hingga 4 Desember 2024, bertempat di Hotel Teras Belad, Sangatta, bertujuan meningkatkan kemampuan menulis dan menyajikan informasi secara profesional dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Kepala Diskominfo Staper, Ronny Bonar H. Siburian, membuka pelatihan dengan menekankan pentingnya jurnalistik dalam menyampaikan informasi yang konstruktif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Jurnalistik memiliki peran signifikan dalam proses perubahan sosial. Media apa pun, baik cetak, televisi, maupun digital seperti website dan media sosial, harus mengikuti prinsip kecepatan, ketepatan, dan keberimbangan dalam penyajian informasi,” ujarnya.

Pentingnya Kompetensi Jurnalistik di Era Digital
Ronny juga menggarisbawahi bahwa perkembangan teknologi informasi telah menciptakan peluang besar bagi media digital untuk menjadi sumber utama informasi, termasuk di Kutai Timur. Namun, peningkatan kompetensi jurnalistik menjadi kebutuhan mendesak untuk menghadapi tantangan penyebaran berita hoaks dan informasi yang tidak akurat.

“Pelatihan ini diharapkan dapat membantu peserta, yang merupakan perangkat daerah, untuk memahami dan menerapkan prinsip jurnalistik, sehingga konten yang dihasilkan tidak hanya informatif tetapi juga menarik dan terpercaya,” tambah Ronny.

Menurutnya, para peserta pelatihan akan mempelajari berbagai aspek jurnalistik, seperti menggali ide dan sudut pandang (angle), membuat perencanaan liputan, hingga menyusun naskah berita. Pelatihan ini juga akan membekali peserta dengan kemampuan menggunakan media digital sebagai alat diseminasi informasi yang efektif.

Rangkaian Kegiatan Pelatihan
Pelatihan ini menghadirkan narasumber berpengalaman dari kalangan profesional jurnalistik dan praktisi media. Para peserta, yang terdiri dari perwakilan berbagai perangkat daerah di Kutim, akan diberikan materi secara komprehensif. Beberapa topik utama yang dibahas meliputi:

Dasar-Dasar Jurnalistik – Mengenalkan etika dan prinsip jurnalistik, seperti objektivitas, keberimbangan, dan akurasi.
Teknik Penulisan Berita – Mengajarkan cara menyusun berita dari penggalian fakta hingga penyajian yang menarik.
Pemanfaatan Media Digital – Memberikan panduan praktis tentang penggunaan website dan media sosial untuk menyebarluaskan informasi publik.
Fotografi dan Videografi Jurnalistik – Memperkenalkan teknik dasar visual untuk melengkapi konten berita.
Selain itu, para peserta juga diajak untuk melakukan praktik langsung, mulai dari pencarian informasi hingga pembuatan berita. Hal ini bertujuan memberikan pengalaman nyata dan meningkatkan kemampuan teknis dalam menghasilkan produk jurnalistik.

Harapan untuk Peserta
Ronny mengimbau peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan ilmu dari narasumber yang ahli di bidangnya. “Kami berharap para peserta dapat menyerap ilmu yang disampaikan, sehingga mampu menghasilkan berita yang berkualitas, informatif, dan berimbang. Hal ini penting untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan, terutama dalam menyampaikan program kerja kepada masyarakat,” katanya.

Ronny juga menyoroti pentingnya kerja sama antar perangkat daerah dalam menyebarluaskan informasi yang bermanfaat dan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Dengan kemampuan jurnalistik yang baik, perangkat daerah dapat menjadi penyambung informasi yang kredibel antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Peran Jurnalistik dalam Pemerintahan
Jurnalistik memiliki peran strategis dalam pemerintahan, terutama sebagai sarana komunikasi publik. Melalui konten jurnalistik, pemerintah dapat menyampaikan program, kebijakan, dan capaian pembangunan secara transparan. Hal ini sejalan dengan prinsip good governance yang mengedepankan keterbukaan informasi.

Diskominfo Kutim juga menilai bahwa kemampuan jurnalistik di lingkungan perangkat daerah dapat membantu meningkatkan citra pemerintah di mata publik. Dengan memanfaatkan media digital, perangkat daerah dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan memberikan informasi secara cepat dan efektif

Pelatihan jurnalistik yang diadakan Diskominfo Staper Kutim merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas perangkat daerah di bidang komunikasi publik. Dengan bekal keterampilan jurnalistik yang baik, diharapkan perangkat daerah dapat menyampaikan informasi secara profesional dan membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Diskominfo Kutim dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik.

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button