Kutai TimurTerkini

Agenda Kunker, Pangdam Vl/Mlw Berikan Arahan untuk Personel Kodim 0909/KTM

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Usai peletakan batu pertama pembangunan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM dan Klinik Kesehatan Kodim 0909/KTM oleh Pangdam Vl/ Mulawarman (Mlw)
Mayjen TNI Tri Budi Utomo di Koramil 0909-01/Sangatta. Rombongan pun langsung bergeser ke Markas Kodim 0909/KTM untuk memberikan arahan kepada prajurit, PNS Kodim 0909/KTM, Persit KCK Cabang LVl DIM 0909 Koorcab REM 091 PD Vll/Mlw, Prajurit Subdenpom Vl/1-3 Sangatta, dan Persit KCK Subdenpom Ranting 1-3 Denpom Ranting 5 Pom Cabang lll PD Vl/Mlw.

Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh Dandim 0909/KTM Letkol CZI Heru Aprianto, bersama Ketua Persit KCK cabang LVI Kodim 0909/KTM Tantri Heru Aprianto, Forkopimda, dan para perwira, pengalungan bunga dan penyerahan hand bouquet, diiringi dengan tepung tawar, tarian selamat datang serta jajar sidang dari regu jaga.

Dalam arahannya, Pangdam Vl/Mw berpesan agar jadilah prajurit yang semangat, empati, adaptif, transparan, dan inovatif. Kata-kata ini bukan hanya sebagai simbolisasi namun harus di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harus implementasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI di manapun bertugas dan berada. TNI Angkatan Darat wajib hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan selalu menjadi solusi,” pesannya saat memberikan arahan.

Dikesempatan yang sama, Pangdam pun menegaskan apabila ada keluarga dari anggota Prajurit maupun PNS yang ingin masuk menjadi TNI agar disiapkan dengan baik segala sesuatunya seperti administrasi, fisik, kesehatan, psikologi, dan semua materi tes untuk masuk menjadi calon.

“Ajarkan anak kita gemar berolahraga, supaya apa. Agar fisiknya kuat, mentalnya terbentuk,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, para Prajurit dan PNS juga ditekankan agar tidak terlibat menjadi perantara/calo dalam pelaksanaan seleksi penerimaan calon prajurit. Apabila ada oknum Prajurit maupun PNS yang terbukti melakukan kegiatan percaloan dalam pelaksanaan Werving, ditambah dengan iming-iming apapun, maka akan ditindak tegas.

“Jangan terlibat narkoba, bagi Prajurit dan PNS yang terbukti terlibat narkoba, akan dipecat. Sudah banyak prajurit, baik golongan Tamtama, Bintara maupun Perwira dipecat gara-gara narkoba dan itu tidak untuk ditiru,” pungkasnya.

Mayjen TNI Tri Budi Utomo, meminta agar Dandim 0909l/KTM berkoordinasi dengan Forkopimda untuk membuat SOP, konsep dan protap penanggulangan bencana, seperti banjir misalnya. gladi posko dan gladi lapangan sehingga satu pola secara bersama pemerintah.
“Jadi tidak berjalan masing-masing jika semua di koordinasikan diawal. Satukan suara,” imbuhnya.

Selain itu, kata Pangdam, Dandim menjadi bapak asuh stunting dalam mendukung program pemerintah menurunkan angka kesehatan gizi buruk baik ibu hamil maupun anak-anak.

Sebelum meninggalkan Kodim 0909/KTM, Pangdam menekankan kepada prajurit untuk selalu tetap menjaga moril dan disiplin selama bertugas, hindari pelanggaran sekecil apapun dengan cara mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjaga kesehatan diri serta keluarga tercinta. (JK)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button