DesaKesehatanKutai Timur

PT Pamapersada Site Bengalon Bantu Upaya Cegah Stunting di Ring Satu

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – PT Pamapersada Nusantara Distrik KPC Coal Mining Project Kutai Timur terus berkomitmen pada setiap wilayah khususnya ring satu untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan penyelenggaraan dan kualitas layanan kesehatan dan gizi untuk remaja perempuan, perempuan hamil, serta anak-anak untuk mempercepat pengurangan stunting pada anak di bawah lima tahun.

Bukti nyata, PT Pamapersada Nusantara Distrik KPC memberikan bantuan suplemen dan vitamin kepada posyandu binaan di Kecamatan Bengalon. Wajib diketahui, penyebab stunting adalah faktor gizi yang buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita, terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan ante natal care, post natal care, kurangnya akses kepada makanan bergizi dan kekurangan pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan masa kehamilan, serta setelah ibu melahirkan.

Hal ini merupakan masalah serius yang mempengaruhi perkembangan fisik dan kognitif mereka. Dalam jangka panjang, stunting mempengaruhi kesehatan, pendidikan, dan produktivitas anak di masa depan. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting menjadi prioritas dalam dunia kesehatan.

CSR Section Head PT PAMA, Danang Prakoso mengatakan, program ini dilakukan untuk mengurangi angka penderita stunting pada balita melalui perbaikan gizi.

“Tujuannya jelas, untuk memastikan bahwa anak-anak dengan risiko stunting atau yang sudah mengalami stunting mendapatkan perawatan dan intervensi yang tepat sesuai dengan kebutuhan mereka. Sasaran dari program ini bukan hanya untuk balita tetapi juga untuk ibu hamil dan ibu menyusui,” katanya.

Danang menjelaskan, PT Pamapersada juga bekerjasama dengan UPT Puskesmas Sepaso Kecamatan Bengalon dalam Program Stunting ini, program ini akan terus rutin dilaksanakan di posyandu yang ada di Kecamatan Bengalon.

“Dengan adanya program ini diharapkan dapat mengurangi serta mencegah penderita Stunting untuk kedepannya,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menuturkan, hal ini merupakan langkah penting guna meningkatkan kualitas hidup anak-anak. Dalam upaya ini juga pemerintah pusat dan daerah, sektor kesehatan, swasta, komunitas, serta masyarakat setempat harus bekerja bersama-sama.

“Melalui kolaborasi yang erat, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal bagi setiap balita, dan memastikan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas,” tandasnya (PMP/JK).

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button