AdvetorialKaltimLingkungan

Tapaki 30 Tahun Beroperasi, PT PAMA Torehkan Sederet Capaian CSR

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Balikpapan – Menapaki usia ke-30 tahun, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) khususnya di distrik Kideco, Kabupaten Paser, telah menorehkan sejumlah pencapaian melalui program corporate social responsibility (CSR). Mulai dari aspek ekonomi, kesehatan, lingkungan, pendidikan hingga sosial budaya.

Hal tersebut disampaikan oleh Security dan External Relation Department Head PAMA, Gunawan Setiadi, bahwa sejak resmi terbentuk pada akhir September 1993 hingga tahun 2023 ini. PT PAMA masih eksis melancarkan aktivitas operasi dan pengembangan tambang batubara.

Dihadapan awak media, ia berharap agar jalinan komunikasi tetap terbangun dengan para wartawan. Supaya masyarakat di berbagai wilayah dapat mengetahui kinerja pihaknya selama beroperasi.

“Agar masyarakat bisa memahami bahwa operasional PT PAMA juga mengedepankan faktor-faktor dalam memberikan kontribusi ke masyarakat … sehingga itu bisa juga dirasakan oleh masyarakat yang ada di Kalimantan Timur,” terangnya

Pada kesempatan yang sama, CSR Section Head PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco, Bayu Handoko, merincikan sederet capaian pihaknya. Pertama, pembinaan telah dilakukan ke 142 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di enam bidang usaha. Dari perkebunan sebanyak 47, pertanian 11, kuliner 72, perikanan enam, peternakan satu dan bengker R2 lima UMKM.

“Tantangnya setiap tahun diberikan untuk memandirikan UMKM kita, jadi nggak sekadar kita bina. Tapi juga target kemandirian UMKM binaan kita setiap tahun juga harus kita penuhi,” katanya dihadapan puluhan awak media, Senin (4/9).

Sasaran yang dimaksud yakni mewujudkan pelaku usaha mandiri dengan memberikan pelatihan, pendampingan proses usaha, memfasilitasi promosi, pemasaran hingga pembiayaan. Tahun 2023 ini pihaknya menargetkan sebanyak 10 UMKM menjadi mandiri. Selain itu, progres pembinaan PT PAMA distrik Kideco periode 2019-2023 menunjukkan pertumbuhan omzet yang signifikan.

“Jadi kita tren nya terus naik setelah pandemi di tahun 2020, 2021 kita turun, di tahun 2022 dan 2023 kita terus merangkak naik. Omzet dari UMKM kita yang bergerak di sektor kuliner sekarang sudah menembus Rp1,29 M per tahunnya,” ungkapnya.

Kemudian kedua, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Paser tahun 2023, jumlah anak di bawah lima tahun penderita stunting mencapai 1.520. Dan 47 balita berada di desa yang berdekatan dengan perusahaan alias ring satu PT PAMA distrik Kideco. Oleh sebab itu untuk menanggulangi masalah tersebut, tahun ini pihaknya ditunjuk sebagai ayah asuh bagi 10 balita penderita stunting, di Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu, Paser.

“Kedepan di tahun 2024 kita akan menambahkan 15 anak stunting dan sampai 2026 nanti kita sudah zero stunting di area operasional,” tambahnya.

Selanjutnya ketiga yakni program lingkungan yang meliputi pembentukan Kampung Iklim, Sekolah Adiwiyata dan penyediaan ruang terbuka hijau. Lalu keempat adalah urusan pendidikan, yang tak kalah banyaknya kontribusi anak perusahaan besutan PT United Tractors Tbk itu ke aspek tersebut.

Ia mengungkapkan peningkatan keterampilan tenaga pendidik di Desa Batu Sopang diikuti belasan pengajar dari tingkat SDN, SMPN hingga SMAN. Serta 600 guru Desa Batu Kajang dari berbagai jenjang mengikuti seminar merdeka belajar. Di samping itu ada juga pemberian beasiswa untuk tujuh pelajar dan pembangunan fasilitas pendukung sekolah.

Keempat, sambungnya, program sosial dan budaya dilaksanakan melalui lima kegiatan diantaranya pemberian santunan untuk yatim duafa ke 1192 penerima manfaat. Sembako dan bazar murah saat bulan suci Ramadan sebanyak 1000 bantuan, 32 hewan kurban, pembinaan sanggar tari serta pelatihan gugus tanggap bencana.

Sebagai informasi kegiatan bertajuk media gathering dengan tema “sustainable growth” yang mengekspos capaian CSR PT PAMA distrik Kideco itu terpusat di Intimate Room, Hotel Four Point, Kota Balikpapan. Dihadiri puluhan media yang tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota, dimana terdiri dari media cetak, siber hingga elektronik. (Arf)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button