AdvetorialDPRD Kutim

Adi Sutianto Soroti Drainase Buntu Musabab Banjir di Jalan Kota Sangatta

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID Sangatta – Adi Suntianto, Ketua Komisi C DPRD Kutim menyoroti penyebab banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Kota Sangatta. Selama tiga hari intensitas hujan di wilayah perkotaan cukup tinggi.

la mencurigai penyebab banjir hingga menggenangi permukiman warga karena persoalan drainase yang buntu atau tidak diremajakan oleh pemerintah daerah.

Adi mengatakan pada waktu banjir, volume air sungai tidak ada lonjakan atau peningkatan, yang artinya air hujan seharusnya langsung surut ketika drainase dalam kondisi normal atau berfungsi.

“Volume air sungai itu di bawah, tapi kok dalam kota banjir. Menurut saya ini di drainase ada yang buntu atau tidak berfungsi,” kata pria berkacamata itu, Selasa (16/5).

la menegaskan Pemerintah Kabupaten Kutim harus sedini mungkin lakukan pengecekan dan perbaikan drainase karena wilayah yang sebelumnya tidak pernah terdampak banjir, kini terdampak.

“Harus dianggarkan di perubahan untuk perbaikan, jika tidak bakal banjir terus saat hujan,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu, Muhir, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) menuturkan buntunya drainase bukan hanya persoalan sampah. Melainkan ada beberapa warga yang dengan sengaja menutup aliran dengan tanah untuk dijadikan tempat parkir dan semacamnya.

“Memang ada beberapa warga yang pernah kami datangi soal itu. Ada yang malah minta diganti rugi atau menyuruhkan untuk membuat galian baru untuk pembuangan air itu ke sungai,” tuturnya.

Terpisah, Ardiansyah Sulaiman, Bupati Kutim mengakui jika penyebab banjir tersebut akibat adanya aliran air atau drainase tersumbat sehingga perlu di tata ulang.

la berjanji secepatnya akan melakukan pembenahan drainase perkotaan terutama di daerah yang menjadi titik langganan banjir hingga memerlukan penanganan maksimal.

“Kami upayakan segera untuk bisa lakukan perbaikan, terutama di wilayah rawan banjir,” tandasnya. (Jk)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button