AdvetorialDPRD Kutim

DPRD Kutim Ikut Bimtek Input Pokir SIPD ke Bandung

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID Sangatta – Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi problematika tersendiri untuk mencapai kinerja yang maksimal. Contohnya aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dianggap masih menjadi salah satu penyebab lambatnya penyerapan anggaran, termasuk dana pokok-pokok pikiran (Pokir) dewan. Belum lama ini sejumlah anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) terkait SIPD di Bandung.

Juliansyah, Sekretaris DPRD Kutim menerangkan bimtek tersebut dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman cara input pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD terhadap Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Kutim ke dalam aplikasi SIPD.

“Bimtek inikan bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang pengelolaan teknis keuangan pokir, serta tata cara alur penginputan pokir ke dalam aplikasi SIPD dan selaras dengan RKPD,” terangnya pada Selasa, (16/5).

Ia menjelaskan, pelaksanaan bimtek berlangsung selama empat hari, mulai dari keberangkatan hingga pulang.
Oleh karena itu pekan depan baru ada kegiatan hearing dan rapat. Sementara untuk sekretariat tetap berjalan normal.

Dirinya berharap para anggota dewan yang mengikuti bimtek dapat memahami proses mengirim pokok pokok pikiran yang telah dihimpun dari berbagai aspirasi
masyarakat ke dalam proses SIPD.

“Kami selalu siap mendukung dan memperlancar kegiatan kedewanan. Apapun permintaan asalkan itu sesuai regulasi pasti kami laksanakan,” tandasnya.

Sebagai informasi, SIPD adalah suatu sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah.
Sementara itu, tujuannya untuk mengoptimalkan pemanfaatan data dan informasi pembangunan daerah. (Jk)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button