AdvetorialDPRD Kutim

Banjir Rendam Permukiman di Ranpul, Joni Dorong Bersihkan Sungai

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Joni, meminta kepada Camat dan para Kepala Desa di Kecamatan Rantau Pulung (Ranpul). Agar berani menuntut perusahaan terdekat untuk melakukan pembersihan sungai.

Pasalnya, banjir yang sering merendam sebagian besar wilayah Kecamatan Rantau Pulung. Merupakan akibat dari adanya aktivitas perusahaan kebun sawit. Padahal, sebelum ada perusahaan tersebut dan berkaca dari tahun-tahun yang lalu kawasan ini tidak pernah dilanda banjir.

“Berarti kalau kita bernalar, banjir terjadi karena ada perusahaan yang beroperasi. Maka dari itu, mereka harus dituntut untuk bertanggung jawab,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan, salah satu desa langganan banjir tiap bulannya adalah Desa Rantau Makmur, yang berada di pinggir sungai.

Akibatnya, masyarakat setempat banyak mengalami kerugian secara material, serta rumah penduduk yang tipe kayu banyak mengalami pelapukan karena keseringan terendam banjir.

Oleh sebab itu, untuk menyelamatkan harta benda dan rumah penduduk. Pihaknya, mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk meminta perusahaan mengeruk endapan sampah atau tanaman liar di pinggir sungai.

“Sungai itu kan dalam, jadi bersihkan pinggir-pinggirnya,” pintanya, Senin (29/5).

Di samping itu, mengenai hal tersebut. Ia meminta kepada masyarakat untuk lebih proaktif terhadap situasi kampung, jika penyebab banjir adalah perusahaan. Maka, mestinya bisa melakukan pelaporan ke DPRD, terkait permasalahan ini.

“Nah selama ini kan sering banjir. Tetapi, kami tidak menerima pelaporan sama sekali. Kalau ada, akan kami tindak lanjuti,” pungkas politikus dari partai berlambang Ka’bah itu. (Fzl)

Editor

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button