BudayaKutai TimurSangattaTerkiniWisata dan Kuliner

Dongkrak Pendapatan UMKM Lokal Dalam Festival Kuliner dan Gebyar UMKM

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID KUTIM – Keberadaan Festival Kuliner Nusantara dan Gebyar Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) akan sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha lokal. Berkat kerjasama berbagai pihak seperti Kadin UMKM Kutim, PT Kaltim Prima Coal (KPC), Lembaga Adat Besar Kutim, Yayasan Sangatta Baru (YSB), Original Borneo, dan R&B Production. Festival Kuliner Nusantara dan Gebyar UMKM akan segera terselenggara pada 27 Agustus sampai 5 September 2022 mendatang.

Kegiatan ini akan berpusat di Town Hall Swarga Bara, berlangsung sejak pukul 10.00 Wita hingga 22.00 Wita. Dengan diadakan Festival Kuliner Nusantara dan Expo UMKm ini menjadi momentum untuk usaha mikro bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. Kegiatan ini bisa menjadi ajang promosi makanan dan minuman khas Kutim ataupun olahan sendiri (brand sendiri, red). Para peserta yang ingin mendaftar diri dapat menghubungi contacts person 0811 549 123 atau abkkutimgmail@gmail.com

Rustam Effendi Lubis selaku Ketua Panitia sekaligus Ketua Kadin UMKM Kutim mengatakan dalam perhelatan itu tidak hanya menyuguhkan kuliner Nusantara dan produk UMKM saja. Namun akan ada pagelaran budaya tradisional juga akan dihibur dengan konser musik dari Artis Ibukota juga Band-band Lokal.

“Ini upaya kita untuk membangkitkan semangat pelaku UMKM setelah pandemi yang cukup lama melanda. Jadi kita menggebrak kegiatan ini,” imbuhnya.

Untuk peserta nantinya akan ada 80 persen terdiri dari para pelaku UMKM lokal dibawah binaan Kadin UMKM Kutim. Pria yang karib di sapa Reff Lubis menegaskan bahwa peserta akan murni dari pelaku UMKM lokal.

“Untuk konsep Festival Kuliner Nusantara itu nanti peserta mendaftarkan diri menyajikan produknya selama expo. Dihari terakhir akan ada penilaian terhadap kuliner yang ditampilkan. Dari sajiannya itu akan ada Tim Independen yang akan menilainya,” tegas Bupati Facebook ini.

Lanjutnya, dari hasil penilaian juri itu pemenangnya akan langsung diberikan hadiah saat itu juga. Menurutnya hadiahnya cukup besar dan dapat digunakan sebagai modal bagi pelaku UMKM terutama pelaku UMKM di sub bidang kuliner.

Sementara untuk pelaku UMKM non kuliner nantinya akan menyajikan produk jadi seperti baju, kerajinan tangan, aksesoris, dan sebagainya. Pun akan ada wahana permainan untuk menambah daya tarik masyarakat Kutim.

“Bila kita hanya mengandalkan APBD untuk bantuan bagi pelaku usaha maka itu akan sangat fiskal. Kutim ini kaya akan sumber PAD dari bidang pariwisata dan kuliner. Dengan adanya ini semoga kedepannya ada pengembangan ekonomi kreatif untuk pelaku UMKM Kutim,” tandasnya. (Jk)

admin2

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!