Pendidikan Politik di Long Mesangat, TNI Tekankan Pentingnya Netralitas

JEJAKKHATULISTIWA.CO.ID, Kutai Timur – Kodim 0909 Kutai Timur dan jajarannya terus berkomitmen untuk melaksanakan sosialisasi mengenai Netralitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjelang pelaksanaan pemilu tahun 2024. Belum lama ini sosialisasi pendidikan politik digelar di SMA Negeri 1 Long Mesangat, yang bertujuan menyampaikan pentingnya netralitas.
Babinsa Long Mesangat, Serda Paty Samangun, menjadi salah satu narasumber dalam acara tersebut. Ia menekankan pesan-pesan penting tentang peran pihaknya dalam menjaga netralitas serta tugas dan tanggung jawab prajurit TNI dalam memastikan kelancaran dan keamanan seluruh tahapan pemilu. Dalam hal ini, TNI bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk melakukan pengamanan dan membantu Pemerintah menjaga ketertiban selama proses pemilihan legislatif, presiden, wakil presiden dan pemilihan kepala daerah.
“Netralitas TNI merupakan prinsip yang harus dijunjung tinggi dalam menjalankan tugas,” terangnya.
Prajurit TNI, sambungnya, tidak diperbolehkan terlibat dalam aktivitas politik praktis yang dapat mempengaruhi netralitas dan independensi. Karena sebagai institusi negara yang profesional dan bertanggung jawab. Pihaknya pun berharap melalui kegiatan ini, pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait netralitas dalam politik dapat lebih ditingkatkan. Agar menghasilkan pemilu yang demokratis, transparan, serta menjadikan netralitas sebagai garda terdepan untuk menjaga stabilitas dan kedaulatan negara.
Selain Babinsa Long Mesangat, acara sosialisasi pendidikan politik itu juga dihadiri oleh Babinkamtibmas Long Mesangat yang turut memberikan arahan terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses pemilu.
Sekretaris Kesbangpol Kutai Timur, Suyatno, juga turut berperan sebagai salah satu narasumber dalam acara tersebut. Dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat dalam memupuk kualitas demokrasi.
Untuk diketahui pada kesempatan itu dihadiri perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum Kutai Timur, Badan Pengawas Pemilu serta undangan lainnya yang memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan pemilu yang berkualitas. (Jk)



