NasionalPemerintahanPolitikSosial

Serikat Buruh Tolak RUU Omnibus Law

Jejak Khatulistiwa – Sejumlah kelompok serikat buruh di Kutim mendatangi Gedung DPRD Kutim, Rabu (7/10) dalam kesempatan itu setiap perwakilan serikat buruh menyampaikan keluh kesah akibat disahkannya RUU Omnibus Law yang disinyalir akan menimbulkan kesengsaraan bagi rakyat.

Ketua Umum DPC Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Kutim, Nanang Guprani menyampaikan jika para partai politik (Parpol) tetap memaksakan RUU Omnibus Law maka kedepannya parpol akan kehilangan dukungan dari para buruh.

“Jika RUU Omnibus Law ini tidak ditarik maka akan menimbulkan resiko. Kami para buruh tidak akan mendukung tujuh partai yang mendukung RUU yang menimbulkan kesengsaraan itu,” ujarnya.

Nanang pun meminta agar anggota DPRD Kutim mengantarkan langsung bentuk penolakan dari para perwakilan serikat buruh se Kutim.

“Tolong anggota DPRD Kutim langsung mengantarkan bukti penolakan kami diantarkan langsung oleh perwakilan dari DPRD agar kita tahu itu benar-benar sampai. Kami juga meminta pengurus partai yang mendukung RUU itu agar membuat pernyataan kesana bahwa kita sama-sama menolak,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu Wakil Ketua ll DPRD Kutim, Arfan pun menegaskan bahwa dirinya pun menolak RUU Omnibus Law. Semoga RUU Cipta Kerja ini ditolak agar tak menimbulkan keresahan.

“Saya sebagai kader parpol Nasdem pun malu atas putusan itu mau tak mau saya menanggung malu. Saya tidak takut dipecat karna saya pun menolak RUU itu,” tegas Arfan.

admin2

Menyajikan berita yang aktual dan terpercaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button